Desain Jersey Sponsor: Panduan Penempatan Logo yang Efektif
Bagaimana menempatkan logo sponsor di jersey agar terbaca, bernilai bagi sponsor, dan tetap dibanggakan pendukung, dengan contoh dari Indonesia.

Desain jersey sponsor adalah pekerjaan yang menuntut keseimbangan rumit: jersey harus menjadi simbol identitas yang dibanggakan pendukung, sekaligus media iklan yang memberi nilai bagi perusahaan yang membayar. Di Indonesia, perdebatan soal ini sudah lama berlangsung, dari kritik terhadap jersey klub yang dipenuhi belasan logo hingga riuh reaksi publik atas desain jersey tim nasional. Artikel ini membahas bagaimana penempatan logo sponsor ditentukan, zona mana yang paling bernilai, prinsip desain yang membuat logo terbaca tanpa merusak estetika, aturan yang perlu dipatuhi, dan proses kerja yang bisa dipakai klub, tim amatir, maupun penyelenggara turnamen.
Pembahasan ini berlaku untuk banyak cabang, dengan contoh utama dari sepak bola dan bola voli Indonesia. Contoh-contoh nyata yang disebut di sini diambil dari pemberitaan media dan rilis resmi klub yang kami cantumkan sebagai sumber.
Jersey sebagai media: mengapa posisi logo begitu bernilai
Jersey adalah satu-satunya media iklan yang ikut bergerak bersama pusat perhatian. Kamera televisi mengikuti pemain, fotografer memotret selebrasi gol atau smes, dan cuplikan video di media sosial hampir selalu menampilkan pemain dari dekat. Setiap kali itu terjadi, logo di jersey ikut terlihat. Selain itu, jersey replika yang dibeli pendukung membawa logo sponsor ke jalan, sekolah, kantor, dan tempat nongkrong, jauh setelah pertandingan selesai.
Karena itu, posisi logo di jersey dijual dengan harga berbeda menurut seberapa sering dan seberapa jelas posisi itu terlihat. Dada depan hampir selalu menjadi posisi termahal karena paling sering muncul di foto, wawancara, dan selebrasi. Posisi lain seperti lengan, punggung, dan celana punya nilai yang lebih rendah, tetapi tetap dicari karena harganya lebih terjangkau.
Contoh bagaimana posisi depan diperlakukan sebagai aset utama terlihat dari rilis resmi Persib Bandung. Untuk Piala Presiden 2024, Persib menyebut Indofood memegang hak eksklusif menempatkan logo di bagian depan jersey selama turnamen, disertai konten media sosial dan booth aktivasi di stadion. Pada Liga 1 2022/2023, IDN Financials melaporkan logo Bank Aladin Syariah tampil di bagian depan jersey pemain Persib di semua pertandingan liga. Kedua contoh menunjukkan bahwa posisi depan bisa dijual per kompetisi, bukan hanya per musim penuh.
Anatomi jersey: zona logo dan nilainya
Secara umum, jersey bisa dibagi menjadi beberapa zona sponsor. Tabel berikut merangkum karakter masing-masing zona. Penilaian visibilitas bersifat umum dan dapat berbeda per cabang olahraga, sudut kamera, dan aturan kompetisi.
| Zona | Visibilitas umum | Kapan paling terlihat | Catatan desain |
|---|---|---|---|
| Dada depan tengah | Sangat tinggi | Foto selebrasi, wawancara, foto tim, siaran jarak dekat | Biasanya untuk sponsor utama, perlu ruang paling luas |
| Dada atas kiri dan kanan | Tinggi | Foto setengah badan, wawancara | Umumnya untuk lambang klub dan logo produsen apparel |
| Lengan | Sedang | Saat pemain menyamping ke kamera, gerakan servis atau lemparan | Ruang terbatas, logo harus sederhana |
| Punggung atas (di atas nomor) | Sedang sampai tinggi | Saat pemain membelakangi kamera, foto selebrasi dari belakang | Bersaing dengan nama dan nomor pemain |
| Punggung bawah (di bawah nomor) | Sedang | Siaran dari tribun utama, foto dari belakang | Sering tertutup saat jersey dimasukkan ke celana |
| Celana | Rendah sampai sedang | Foto seluruh badan, gerakan cepat | Ruang kecil, logo sering terlipat |
| Kerah dan bagian dalam | Rendah | Foto jarak sangat dekat | Lebih bersifat simbolis atau untuk pesan khusus |
Perbedaan antara sepak bola dan bola voli
Dalam bola voli, pemain sering terlihat dari depan saat menerima servis dan dari samping atau belakang saat melompat di depan net. Kamera juga kerap mengambil sudut tinggi dari ujung lapangan. Akibatnya, zona punggung dan lengan di voli bisa lebih sering terlihat dibanding di sepak bola. Selain itu, libero memakai seragam dengan warna berbeda dari rekan setimnya, sehingga desain sponsor harus konsisten di dua varian warna seragam dalam satu pertandingan.
Perlengkapan di luar jersey utama
Ruang sponsor tidak terbatas pada kaus pertandingan. Jaket pemanasan, kaus yang dipakai saat pemain keluar dari ruang ganti, rompi pemain cadangan, tas, handuk, botol minum, dan pakaian staf pelatih juga sering muncul di kamera. Perlengkapan ini cocok untuk sponsor yang tidak mendapat tempat di jersey utama, atau untuk sponsor dengan kategori produk yang relevan, misalnya minuman di botol dan handuk. Kelebihannya, aturan kompetisi untuk perlengkapan di luar pertandingan biasanya lebih longgar, meski tetap perlu dicek. Dalam konteks voli, jaket dan kaus pemanasan muncul cukup lama di layar saat tim bersiap dan saat pergantian set, sehingga nilainya tidak bisa diremehkan.
Perbedaan antara jersey pertandingan dan jersey latihan
Jersey latihan sering dianggap kurang penting, padahal banyak konten media sosial justru diambil saat latihan. Ketika SIG menjadi sponsor Persib melalui merek Semen Kujang untuk tiga musim mulai 2026, RMOL melaporkan logo tersebut tampil di jersey utama pertandingan dan jersey latihan. Pendekatan ini memastikan sponsor tetap terlihat dalam konten di luar hari pertandingan.
Hierarki sponsor dan cara membagi ruang
Jersey yang baik punya hierarki visual yang jelas. Mata penonton sebaiknya langsung menangkap tiga hal: lambang klub, sponsor utama, dan nomor pemain. Elemen lain mengikuti dalam ukuran dan kontras yang lebih rendah.
Tingkatan yang lazim
- Sponsor utama menempati dada depan dengan ruang terbesar.
- Sponsor sekunder menempati punggung atas atau lengan.
- Sponsor pendukung menempati punggung bawah, celana, atau zona kecil lainnya.
- Produsen apparel biasanya di dada atas berseberangan dengan lambang klub, serta di lengan atau celana sesuai kontrak.
Menentukan harga setiap zona
Klub sering bingung menetapkan harga untuk setiap posisi. Pendekatan yang masuk akal dimulai dari perkiraan visibilitas: berapa sering zona tersebut terlihat dalam foto resmi, cuplikan video, dan siaran. Klub bisa mengambil sampel foto dan video dari beberapa pertandingan musim sebelumnya, lalu menghitung berapa persen gambar yang menampilkan setiap zona dengan jelas. Hasilnya menjadi dasar perbandingan relatif antarzona. Faktor lain yang memengaruhi harga adalah eksklusivitas kategori, durasi kontrak, apakah logo juga tampil di replika, dan hak tambahan seperti konten bersama pemain atau kursi hospitality. Dengan dasar data seperti ini, negosiasi dengan sponsor menjadi lebih rasional dan tidak semata tawar-menawar.
Ketika terlalu banyak logo
Di Indonesia, kritik terhadap jersey yang terlalu ramai sudah lama terdengar. Dalam tulisan di situs Binus University pada 2018 berjudul "Jersey Billboard: Brand Awareness atau Brand Ngenes?", penulis mencatat bahwa jersey Bali United memuat logo dari total 16 produk berbeda, dan bahwa Bali United, Arema FC, Persib Bandung, serta Madura United masing-masing memiliki lebih dari lima logo sponsor di jersey. Penulis mempertanyakan apakah pendukung masih bisa mengingat sponsor ketika logonya kecil dan berdesakan, dan apakah imbal hasilnya sepadan bagi perusahaan.
Argumen ini relevan bagi siapa pun yang merancang jersey. Dari sisi klub, banyak sponsor berarti lebih banyak pendapatan dan risiko yang tersebar. Dari sisi sponsor, logo kecil di antara belasan logo lain bisa kehilangan daya ingat. Kompromi yang sering dipakai adalah membatasi jumlah logo di jersey pertandingan, lalu memindahkan sponsor pendukung ke aset lain seperti papan iklan, backdrop konferensi pers, jaket pemanasan, atau konten digital.
Prinsip desain agar logo terbaca dan jersey tetap indah
Logo sponsor yang tidak terbaca merugikan sponsor, sementara logo yang terlalu mencolok merusak identitas klub. Prinsip berikut membantu mencapai keseimbangan.
Kontras warna
Logo harus kontras dengan warna dasar jersey. Banyak sponsor punya pedoman merek yang mengizinkan versi logo satu warna, putih, atau hitam. Desainer sebaiknya meminta versi-versi ini sejak awal agar bisa memilih yang paling serasi dengan warna kandang, tandang, dan alternatif.
Ukuran dan jarak pandang
Logo harus terbaca dari jarak siaran, bukan hanya dari jarak cetak. Uji sederhana: cetak contoh jersey ukuran asli, pasang pada manekin atau orang, lalu foto dari jarak tribun dan lihat di layar ponsel. Jika nama sponsor tidak terbaca, ukurannya kurang atau desainnya terlalu rumit.
Kesederhanaan bentuk
Logo dengan tulisan kecil, slogan, atau detail halus akan hilang di layar. Untuk jersey, gunakan versi logo paling sederhana. Tagline sebaiknya tidak dicetak di jersey.
Ruang bernapas
Berikan jarak yang cukup antara logo dan elemen lain seperti jahitan, garis desain, nomor, dan lambang. Logo yang menempel pada garis jahitan akan terdistorsi saat kain meregang.
Konsistensi lintas varian
Pastikan posisi dan ukuran logo konsisten di jersey kandang, tandang, ketiga, kiper atau libero, serta jersey latihan. Konsistensi membantu pendukung mengasosiasikan sponsor dengan klub.
Nomor dan nama pemain tetap prioritas
Sponsor tidak boleh mengorbankan fungsi dasar jersey: membuat pemain mudah dikenali. Nomor punggung dan nomor dada (di cabang yang mewajibkannya) harus kontras dan berukuran cukup, dan nama pemain di punggung harus terbaca dari tribun. Logo sponsor di punggung atas sebaiknya tidak terlalu dekat dengan nama pemain agar keduanya tidak saling mengganggu. Selain memenuhi aturan, keterbacaan nomor juga membantu penonton baru mengikuti pertandingan, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman menonton dan nilai kompetisi bagi semua sponsor.
Teknik aplikasi
Logo bisa diaplikasikan dengan sublimasi (tinta menyatu dengan kain), sablon atau cetak transfer panas, maupun bordir. Sublimasi lebih ringan dan tidak mengganggu sirkulasi udara, tetapi warna sangat bergantung pada warna dasar. Cetak transfer panas memberi warna tajam tetapi bisa mengelupas bila kualitasnya rendah dan menambah bobot bila luasnya besar. Pilih teknik yang tidak mengganggu kenyamanan atlet, karena performa tetap prioritas.
Warna sponsor versus warna klub: mengelola benturan identitas
Salah satu masalah paling sering dalam desain jersey bersponsor adalah benturan warna. Klub punya warna kebesaran yang dijaga turun-temurun, sementara sponsor punya warna merek yang dijaga ketat oleh tim pemasarannya. Ketika keduanya berbeda jauh, misalnya klub berwarna biru dan sponsor utama berwarna merah menyala, desainer harus mencari jalan tengah.
Pilihan yang umum dipakai
- Logo versi monokrom. Logo sponsor dicetak dalam satu warna yang serasi dengan jersey, biasanya putih di atas warna gelap atau gelap di atas warna terang. Ini solusi paling sering dipakai dan paling aman bagi identitas klub.
- Panel latar. Logo sponsor diletakkan di atas bidang kecil berwarna netral agar warna aslinya tetap bisa dipakai. Cara ini menjaga warna merek, tetapi bisa terlihat seperti tempelan bila tidak dirancang hati-hati.
- Penyesuaian warna aksen. Warna aksen jersey, seperti garis kerah atau manset, disesuaikan agar menjembatani warna klub dan sponsor tanpa mengubah warna utama.
Siapa yang memutuskan
Sebaiknya hal ini diatur dalam kontrak sejak awal: apakah sponsor menerima logo versi monokrom, siapa yang memberi persetujuan akhir, dan berapa lama waktu persetujuan. Klub dengan basis pendukung besar biasanya punya posisi tawar lebih kuat untuk mempertahankan warna, karena sponsor juga diuntungkan bila jersey disukai dan dibeli pendukung. Sebaliknya, jersey yang dianggap "mengkhianati" warna klub bisa memicu reaksi negatif yang justru merugikan sponsor.
Warna jersey tandang dan alternatif
Jersey tandang dan alternatif memberi ruang lebih bebas. Banyak klub memanfaatkannya untuk eksperimen warna, termasuk warna yang lebih dekat dengan warna sponsor, tanpa mengorbankan jersey kandang yang sakral. Strategi ini perlu dikomunikasikan dengan hati-hati agar pendukung memahami alasannya.
Aturan kompetisi yang membatasi kreativitas
Desain jersey tidak bisa dibuat sebebas iklan biasa. Hampir semua kompetisi resmi punya regulasi perlengkapan yang mengatur tampilan seragam. Detailnya berbeda antarkompetisi dan bisa berubah setiap musim, jadi selalu rujuk dokumen regulasi terbaru dari penyelenggara. Hal-hal yang lazim diatur antara lain:
- Jumlah dan ukuran maksimal logo sponsor di setiap zona.
- Posisi nomor dan nama pemain serta ukuran minimalnya, agar wasit dan penonton bisa membedakan pemain.
- Kategori sponsor yang dilarang menurut hukum atau kebijakan penyelenggara.
- Logo kompetisi yang wajib dipasang, biasanya di lengan.
- Perbedaan warna antara tim yang bertanding, serta warna khusus untuk penjaga gawang atau libero.
- Prosedur persetujuan: desain jersey sering harus diserahkan dan disetujui sebelum musim dimulai.
Di kompetisi internasional, aturan bisa lebih ketat. Penyelenggara turnamen internasional umumnya punya mitra komersial sendiri dan membatasi iklan pihak lain di seragam, sehingga tim nasional sering tampil dengan jersey yang jauh lebih bersih daripada jersey klub. Desainer perlu menyiapkan varian jersey yang sesuai untuk kompetisi berbeda.
Kontrak sponsor harus selaras dengan regulasi
Salah satu sumber konflik adalah kontrak sponsor yang menjanjikan posisi atau ukuran logo yang ternyata tidak diizinkan di kompetisi tertentu. Kontrak yang baik mencantumkan ketentuan bahwa posisi logo mengikuti regulasi yang berlaku di setiap kompetisi, beserta kompensasi bila hak tidak bisa dipenuhi karena aturan.
Belajar dari jersey tim nasional: desain, harga, dan reaksi publik
Jersey tim nasional adalah kasus khusus karena menyangkut identitas bangsa. Pada awal 2024, PSSI menggandeng Erspo sebagai penyedia apparel tim nasional. Fortune IDN melaporkan pada 24 Januari 2024 bahwa Erspo, yang didirikan Muhammad Sadad (juga pendiri Erigo), akan menjadi pemasok resmi jersey dan apparel timnas untuk dua tahun ke depan.
Ketika jersey baru diperkenalkan pada Maret 2024, reaksi publik beragam. Medcom melaporkan harga versi player issue Rp1.299.000, replika Rp599.000, dan versi suporter Rp199.000. Sejumlah warganet mengkritik desain yang dianggap kurang menarik dibanding jersey sebelumnya, menilai branding Erspo terlalu menonjol, dan mempertanyakan harga. CNN Indonesia kemudian melaporkan bahwa desainer jersey sempat menanggapi kritik dengan kasar di media sosial, memicu seruan boikot, sebelum akhirnya meminta maaf. Erspo menerbitkan pernyataan resmi yang meminta maaf, menyatakan terbuka terhadap kritik, dan menjelaskan bahwa kerja sama dengan biro desain untuk jersey tersebut sudah berakhir.
Pada Juli 2025, RCTI+ melaporkan bahwa PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia akan membuka tender apparel timnas, dengan kontrak Erspo disebut berakhir pada Februari 2026, dan Erspo tidak tertutup untuk ikut serta.
Pelajaran dari kasus ini bagi desain jersey sponsor:
- Proporsi merek sponsor atau produsen diperhatikan publik. Logo yang terasa terlalu dominan bisa memicu persepsi negatif.
- Penjenjangan harga (player issue, replika, suporter) memberi pilihan, tetapi komunikasi tentang perbedaannya harus jelas.
- Manajemen reaksi publik adalah bagian dari peluncuran jersey. Tim yang terlibat perlu menyiapkan cara menanggapi kritik dengan tenang.
- Keterlibatan pendukung dalam proses, misalnya melalui survei atau pratinjau terbatas, dapat mengurangi risiko penolakan.
Proses kerja merancang jersey bersponsor
Perancangan jersey musim baru idealnya dimulai jauh sebelum musim bergulir, karena melibatkan banyak pihak: manajemen klub, sponsor, produsen apparel, penyelenggara kompetisi, dan atlet. Keterlambatan di satu pihak bisa membuat jersey tidak siap saat laga pembuka atau replika terlambat masuk pasar, sehingga sponsor kehilangan momen eksposur terbaik di awal musim.
Berikut alur kerja yang bisa dipakai klub profesional maupun tim amatir. Untuk tim kecil, beberapa langkah bisa disederhanakan, tetapi urutannya tetap membantu menghindari kesalahan mahal.
- Kumpulkan regulasi. Unduh aturan perlengkapan terbaru dari setiap kompetisi yang akan diikuti.
- Petakan kontrak sponsor. Catat setiap sponsor, zona yang dijanjikan, ukuran, dan periode berlaku.
- Kumpulkan aset logo. Minta logo dalam format vektor beserta versi satu warna, putih, dan hitam, serta pedoman merek dari setiap sponsor.
- Tetapkan identitas klub dulu. Warna, pola, dan lambang menjadi fondasi. Sponsor menyesuaikan, bukan sebaliknya.
- Buat sketsa tata letak untuk semua varian: kandang, tandang, alternatif, kiper atau libero, dan latihan.
- Uji keterbacaan dengan purwarupa ukuran asli yang difoto dari jarak tribun dan dilihat di layar ponsel.
- Minta persetujuan sponsor atas tampilan logo masing-masing secara tertulis.
- Ajukan ke penyelenggara sesuai prosedur persetujuan kompetisi.
- Uji kenyamanan bersama atlet, terutama untuk logo besar yang dicetak dengan transfer panas.
- Siapkan peluncuran lengkap dengan foto produk, video, informasi harga replika, dan rencana menanggapi masukan publik.
Panduan untuk tim amatir dan turnamen komunitas
Prinsip yang sama berlaku untuk tim antarkampung, klub kampus, atau liga komunitas yang disponsori usaha lokal. Beberapa saran praktis:
- Batasi jumlah logo. Tiga sampai empat logo dengan ukuran layak lebih bernilai bagi sponsor daripada sepuluh logo kecil.
- Berikan dada depan kepada sponsor terbesar dan jelaskan perbedaan nilai setiap zona kepada calon sponsor.
- Dokumentasikan. Kirim foto pertandingan yang menampilkan logo kepada sponsor setelah setiap laga. Ini membantu usaha lokal melihat hasil dukungannya.
- Pilih vendor jersey yang berpengalaman dengan sublimasi agar logo tetap tajam setelah dicuci berkali-kali.
- Pertimbangkan kenyamanan. Jangan sampai logo besar membuat jersey panas dan berat.
Replika, merchandise, dan nilai jersey di luar lapangan
Nilai jersey bagi sponsor tidak berhenti di lapangan. Replika yang dipakai pendukung memperluas jangkauan logo ke kehidupan sehari-hari. Namun, ada beberapa keputusan yang perlu dibuat:
Apakah semua logo dicetak di replika?
Sebagian klub mencetak semua logo sponsor di replika agar identik dengan jersey pemain. Sebagian lain menyederhanakan replika atau versi suporter agar lebih nyaman dipakai sehari-hari dan lebih murah diproduksi. Keputusan ini perlu disepakati dengan sponsor, karena kehadiran logo di replika adalah bagian dari nilai yang mereka beli.
Perubahan sponsor di tengah musim
Sponsor kadang bergabung di tengah musim. Persib, misalnya, mengumumkan pada 17 Januari 2025 bahwa vivo menjadi sponsor baru untuk putaran kedua Liga 1 2024/2025 dengan durasi 1,5 musim, dan logonya mulai tampil saat melawan Dewa United di Stadion GBLA. Perubahan seperti ini menuntut kesiapan produksi jersey baru dalam waktu singkat dan keputusan apakah replika yang sudah beredar perlu diperbarui.
Model untuk perempuan dan anak
Pendukung olahraga di Indonesia sangat beragam, termasuk perempuan dan anak-anak yang menjadi pembeli replika. Menyediakan potongan khusus perempuan dan ukuran anak memperluas jangkauan logo sponsor ke keluarga. Pastikan proporsi logo disesuaikan pada ukuran kecil agar tetap seimbang dan tidak memenuhi seluruh bagian depan jersey anak. Bagi sponsor yang menyasar keluarga, kehadiran logo di jersey anak bisa menjadi nilai tambah yang disebut dalam proposal.
Edisi khusus
Jersey edisi khusus, misalnya untuk turnamen tertentu atau peringatan hari besar, memberi peluang bagi sponsor untuk tampil dengan cara berbeda, seperti logo dengan warna khusus atau pesan kampanye. Edisi khusus juga menjadi barang koleksi yang memperpanjang umur eksposur sponsor.
Pertanyaan yang sering diajukan
Posisi logo sponsor mana yang paling bernilai di jersey?
Dada depan tengah umumnya paling bernilai karena paling sering terlihat dalam foto, wawancara, dan siaran jarak dekat. Punggung atas dan lengan menyusul, tergantung cabang olahraga dan sudut kamera.
Berapa banyak logo sponsor yang ideal di satu jersey?
Tidak ada angka baku, dan regulasi kompetisi sering menetapkan batasnya. Prinsipnya, setiap logo harus tetap terbaca dan jersey tetap mencerminkan identitas klub. Banyak klub memilih memindahkan sebagian sponsor ke aset lain agar jersey tidak terlalu ramai.
Apakah logo sponsor boleh diubah warnanya agar serasi dengan jersey?
Bergantung pada pedoman merek sponsor. Banyak merek menyediakan versi satu warna, putih, atau hitam. Perubahan di luar pedoman harus mendapat persetujuan tertulis dari sponsor.
Mengapa jersey tim nasional biasanya lebih bersih dari jersey klub?
Kompetisi internasional umumnya membatasi iklan pihak ketiga di seragam karena penyelenggara punya mitra komersial sendiri. Selain itu, jersey timnas membawa simbol negara sehingga desainnya cenderung mengutamakan identitas nasional.
Bagaimana jika sponsor baru bergabung di tengah musim?
Klub perlu memastikan regulasi kompetisi mengizinkan perubahan desain di tengah musim, mengajukan desain baru untuk disetujui, dan memproduksi jersey baru tepat waktu. Kontrak sebaiknya mencantumkan tanggal mulai tampil logo secara jelas.
Teknik cetak apa yang terbaik untuk logo sponsor?
Sublimasi ringan dan tahan lama untuk jersey berbahan poliester, tetapi warnanya bergantung pada warna dasar kain. Cetak transfer panas memberi warna tajam di atas warna dasar apa pun, tetapi menambah bobot bila areanya luas. Pilihan terbaik bergantung pada desain, bahan, dan anggaran.
Kesimpulan
Desain jersey sponsor yang berhasil menghormati tiga pihak sekaligus: pendukung yang ingin bangga mengenakan identitas klubnya, sponsor yang membutuhkan logonya terbaca dan diingat, serta atlet yang memerlukan seragam nyaman untuk berprestasi. Zona dada depan tetap menjadi aset utama, tetapi nilai setiap zona bergantung pada cabang olahraga dan sudut pandang kamera. Perdebatan tentang jersey yang terlalu ramai dan pengalaman peluncuran jersey timnas 2024 menunjukkan bahwa keputusan desain selalu dinilai publik. Dengan hierarki visual yang jelas, kepatuhan pada regulasi, uji keterbacaan, dan komunikasi yang baik dengan sponsor serta pendukung, jersey bisa menjadi media iklan yang efektif tanpa kehilangan jiwanya.
MST88 News diterbitkan oleh MST88. Kami meliput dunia sponsor olahraga di seluruh Asia Tenggara; tim, atlet, dan penyelenggara acara dapat menghubungi kami melalui halaman Partnerships.
Sumber
- Indofood menjadi sponsor utama PERSIB di Piala Presiden 2024 (persib.co.id)
- Bank Aladin sponsor Persib (IDN Financials)
- Sponsori Persib selama tiga musim, Semen Kujang lirik berbagai program (RMOL)
- Jersey Billboard: Brand Awareness atau Brand Ngenes? (Binus University)
- vivo sponsor baru PERSIB di Liga 1 2024/2025 (persib.co.id)
- Founder Erigo luncurkan Erspo sebagai mitra resmi timnas PSSI (Fortune IDN)
- Harga jersey timnas Indonesia Rp1,3 juta banjir cibiran (Medcom)
- Pernyataan resmi Erspo usai desainer jersey timnas dihujat netizen (CNN Indonesia)
- PSSI bakal buka tender apparel jersey timnas (RCTI+)
MST88 News diterbitkan oleh MST88, merek hiburan game online dan olahraga (mst88.com). Artikel kami adalah ulasan editorial tentang sponsor olahraga dan hanya untuk informasi. Tautan ke mst88.com diberi label jelas dan terbuka di tab baru; situs tersebut hanya untuk usia 18+.


