Sponsor MotoGP Mandalika: Hak Nama Sirkuit dan Tim Balap
Bagaimana sponsor bekerja di MotoGP Mandalika, dari hak penamaan sirkuit dan sponsor utama Grand Prix hingga tim balap dan pembalap muda Indonesia.

Sponsor MotoGP Mandalika mencakup lebih dari sekadar logo di pinggir lintasan. Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ada setidaknya empat lapisan sponsor yang bekerja bersamaan: hak penamaan sirkuit, sponsor utama Grand Prix Indonesia, sponsor tim balap yang membawa merek Indonesia ke seluruh kalender dunia, serta dukungan bagi pembalap muda Indonesia. Pertamina menjadi nama yang paling menonjol karena hadir di beberapa lapisan sekaligus, dari nama sirkuit hingga nama tim MotoGP. Artikel ini menjelaskan bagaimana setiap lapisan bekerja, siapa pemilik haknya, apa dampak yang dilaporkan, dan pelajaran apa yang bisa diambil oleh merek maupun tim balap.
Semua fakta di sini merujuk pada pemberitaan dan sumber yang dapat diperiksa. Nilai kontrak tidak disebut kecuali pernah diumumkan secara terbuka, dan angka dampak ekonomi selalu disertai keterangan siapa yang melaporkannya.
Mandalika dalam peta MotoGP
Sirkuit Mandalika berada di kawasan wisata Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Menurut Wikipedia, lintasan sepanjang 4,301 km dengan 17 tikungan ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada 12 November 2021. Pemiliknya adalah Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), badan usaha milik negara di bidang pengembangan pariwisata, sedangkan operasionalnya dijalankan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang dibentuk ITDC pada November 2021. Kapasitas totalnya tercatat sekitar 195.700 penonton, termasuk 50.000 kursi tribun.
Sirkuit ini pertama kali menggelar seri World Superbike pada November 2021, lalu menjadi tuan rumah MotoGP sejak 2022. Wikipedia mencatat pemenang kelas MotoGP di Mandalika adalah Miguel Oliveira (2022), Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martín (2024), dan Fermín Aldeguer (2025). Bagi sponsor, kehadiran nama-nama besar ini penting karena siaran MotoGP menjangkau penonton di banyak negara, sehingga eksposur yang didapat dari Mandalika bersifat global, bukan hanya nasional.
Karakter Mandalika sebagai sirkuit di dalam kawasan wisata juga membedakannya. Balapan bukan hanya acara olahraga, tetapi juga alat promosi destinasi. Itulah sebabnya pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha lokal sama-sama berkepentingan terhadap keberhasilan acara. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, dalam pernyataan yang dikutip Investortrust pada 30 September 2025, menyebut MotoGP bukan hanya olahraga, tetapi bagian dari nation branding Indonesia.
Posisi Mandalika di kalender juga relevan bagi sponsor. Sebagai salah satu seri di kawasan Asia, balapan di Lombok dapat dirangkai dengan kampanye regional, misalnya promosi produk di beberapa negara Asia Tenggara yang penontonnya mengikuti MotoGP. Merek yang beroperasi lintas negara dapat memanfaatkan seri ini sebagai puncak kampanye kawasan, sementara merek domestik memanfaatkannya sebagai momen nasional.
Bagi penonton, lapisan-lapisan ini terlihat sebagai satu pengalaman: nama sirkuit di tiket, nama Grand Prix di layar, warna tim di lintasan, dan stan sponsor di kawasan festival. Namun di balik layar, setiap lapisan memiliki kontrak, pemilik hak, dan ukuran keberhasilan yang berbeda. Sponsor yang memahami pembagian ini dapat memilih kombinasi hak yang paling sesuai dengan tujuan bisnisnya, alih-alih membayar untuk eksposur yang tumpang tindih.
Hak penamaan sirkuit: bagaimana Pertamina masuk
Hak penamaan venue adalah salah satu bentuk sponsor yang paling terlihat, karena nama sponsor disebut setiap kali sirkuit disebut dalam siaran, berita, tiket, dan peta. Menurut laporan Industry.co.id, ITDC dan Pertamina menandatangani perjanjian kerja sama sponsor hak penamaan pada 7 Oktober 2021. Perjanjian itu memberi Pertamina hak menggunakan nama korporasinya pada sirkuit sepanjang 4,31 km tersebut sejak tanggal perjanjian hingga 31 Desember 2022, dengan nama Pertamina Mandalika International Street Circuit. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, disaksikan Wakil Menteri BUMN Pahala N. Mansury dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Nilai sponsornya tidak diungkapkan dalam laporan tersebut.
Nicke Widyawati menyebut kerja sama itu sebagai bentuk nyata kolaborasi antar-BUMN. Pernyataan ini menjelaskan logika di balik kesepakatan: pemilik sirkuit adalah BUMN pariwisata, sponsor adalah BUMN energi, dan keduanya punya kepentingan bersama untuk mensukseskan proyek strategis nasional. Dalam pemberitaan tahun-tahun berikutnya, termasuk liputan 2025, sirkuit disebut dengan nama Pertamina Mandalika International Circuit, yang menunjukkan asosiasi nama Pertamina dengan sirkuit terus berlanjut.
Apa yang didapat pemegang hak penamaan
- Penyebutan nama secara terus-menerus di siaran, jadwal resmi, tiket, dan pemberitaan, termasuk saat sirkuit dipakai untuk acara selain MotoGP.
- Identitas visual di venue, seperti gerbang, papan arah, dan elemen bangunan, sesuai kesepakatan dengan pemilik venue.
- Asosiasi jangka panjang dengan destinasi wisata dan proyek nasional.
- Prioritas dalam paket sponsor acara, karena pemegang hak penamaan sering mendapat tawaran pertama untuk menjadi sponsor acara besar di venue tersebut.
Perlu dicatat bahwa hak penamaan venue berbeda dari hak atas kejuaraan. Merek di nama sirkuit tidak otomatis berhak atas ruang iklan di sekitar lintasan selama MotoGP, karena sebagian hak komersial kejuaraan dipegang oleh penyelenggara kejuaraan dunia dan mitra globalnya. Pembagian ini diatur dalam kontrak tuan rumah antara promotor lokal dan penyelenggara kejuaraan.
Pelajaran dari struktur kontrak penamaan
Perjanjian penamaan awal Mandalika berlaku relatif singkat, dari Oktober 2021 hingga akhir 2022, yaitu periode peresmian sirkuit, seri World Superbike pertama, dan MotoGP perdana. Struktur seperti ini masuk akal untuk venue baru: kedua pihak dapat menguji nilai asosiasi sebelum berkomitmen lebih panjang. Bagi pemilik venue lain di Indonesia, pendekatan bertahap ini bisa menjadi model, dengan opsi perpanjangan yang disepakati sejak awal agar sponsor yang puas tidak kehilangan posisinya.
Di sisi lain, nama venue yang berganti-ganti dapat membingungkan publik. Semakin lama sebuah nama dipakai, semakin melekat di ingatan penonton, dan semakin tinggi nilainya bagi sponsor. Karena itu, hak penamaan venue umumnya paling bernilai ketika dikontrak dalam jangka panjang.
Sponsor utama Grand Prix: lapisan-lapisan hak di akhir pekan balapan
Selain nama sirkuit, Pertamina juga menjadi sponsor utama ajang Grand Prix Indonesia. Edisi 2025 berlangsung dengan nama Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 3–5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, menurut Investortrust. Dukungan itu disalurkan melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga. Regional Marketing Director Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyebut keterlibatan Pertamina selama empat tahun terakhir sebagai kehormatan dan komitmen mendukung ajang balap kelas dunia.
Pada kesempatan yang sama, Erick Thohir menyatakan bahwa MotoGP di Mandalika akan berlanjut hingga 2031 melalui kontrak jangka panjang, sebagaimana dilaporkan IDN Financials. Kepastian jangka panjang ini penting bagi sponsor, karena merek dapat merencanakan investasi aktivasi untuk beberapa tahun, bukan hanya satu edisi.
Akhir pekan Grand Prix melibatkan banyak pemegang hak. Tabel berikut merangkum lapisan utamanya.
| Lapisan | Pemilik atau pengelola hak | Hak yang lazim | Contoh terkait Mandalika |
|---|---|---|---|
| Hak penamaan sirkuit | Pemilik venue (ITDC) | Nama sirkuit, identitas visual venue | Pertamina Mandalika International Street Circuit, perjanjian 7 Oktober 2021 |
| Sponsor utama Grand Prix | Promotor lokal dalam kerangka kontrak dengan penyelenggara kejuaraan | Nama seri, area hospitality, aktivasi di kawasan acara | Pertamina Grand Prix of Indonesia (edisi 2025: 3–5 Oktober) |
| Mitra global kejuaraan | Penyelenggara kejuaraan dunia | Papan lintasan tertentu, grafik siaran, kategori resmi | Berlaku di semua seri, bukan khusus Indonesia |
| Sponsor tim | Tim balap | Nama tim, livery motor, baju balap, area paddock | Pertamina Enduro VR46 Racing Team sejak 2024 |
| Sponsor pembalap | Pembalap dan manajemennya | Helm, baju balap (sesuai aturan tim), konten pribadi | Dukungan pabrikan dan sponsor bagi pembalap muda Indonesia |
| Mitra lokal acara | Promotor dan pemerintah daerah | Tenant, festival, area UMKM | UMKM binaan yang berjualan selama acara |
Memahami tabel ini penting bagi merek yang ingin terlibat. Merek lokal yang ingin hadir di Mandalika biasanya bernegosiasi dengan promotor atau pengelola acara untuk hak di kawasan festival dan hospitality, bukan untuk papan lintasan yang sudah terikat dengan mitra global kejuaraan.
Hospitality sebagai alat bisnis
Bagi banyak sponsor, nilai terbesar akhir pekan Grand Prix bukan eksposur siaran, melainkan hospitality. Undangan ke area tamu, tur paddock, dan tribun premium dipakai untuk menjamu mitra bisnis, distributor, dan pelanggan korporat. Bagi perusahaan energi dan pelumas yang punya jaringan distributor luas, menjamu mitra di acara kelas dunia dapat memperkuat hubungan bisnis yang nilainya jauh melampaui biaya tiket. Promotor yang mampu menyediakan fasilitas hospitality berkualitas akan lebih mudah menjual paket sponsor kepada perusahaan.
Dampak dan aktivasi di Lombok
Dampak ekonomi adalah argumen utama yang dipakai untuk membenarkan investasi publik dan sponsor di Mandalika. Namun, angka-angka yang beredar perlu dibaca dengan memperhatikan sumbernya.
KabarBursa melaporkan pada 6 Oktober 2025 bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 dihadiri 140.000 penonton, rekor baru dibanding 121.000 penonton pada edisi sebelumnya. Laporan itu sebagian besar didasarkan pada pernyataan resmi Pertamina dan tidak menyebut lembaga yang melakukan penghitungan. Laporan yang sama mengutip data Dinas Pariwisata Lombok tentang tingkat hunian hotel 100 persen di kawasan Mandalika dan rata-rata 93 persen di Lombok selama acara.
Dari sisi aktivasi sponsor, VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, dikutip KabarBursa, menyebut transaksi di booth merchandise Pertamina dan gerai Bright Pertamina mencapai Rp1,9 miliar selama acara 2025. Untuk edisi sebelumnya, Investortrust dan IDN Financials melaporkan bahwa UMKM binaan Pertamina mencatat penjualan hampir Rp1 miliar dalam tiga hari, dan sebagian di antaranya mulai menembus pasar internasional.
Pola aktivasi yang terlihat
- Ritel di lokasi. Booth merchandise dan gerai ritel sponsor mengubah eksposur menjadi transaksi langsung.
- Pemberdayaan UMKM. Sponsor memberi ruang bagi usaha kecil binaan, yang sekaligus memperkuat citra tanggung jawab sosial.
- Integrasi produk. Bagi perusahaan energi dan pelumas, balapan adalah panggung alami untuk menunjukkan kualitas produk.
- Penguatan destinasi. Kampanye yang mengaitkan merek dengan Lombok sebagai tujuan wisata.
Catatan kritis tentang angka
Angka penonton, hunian hotel, dan transaksi adalah indikator yang berguna, tetapi tidak sama dengan perhitungan dampak ekonomi menyeluruh. Kajian yang lengkap perlu memperhitungkan biaya penyelenggaraan, biaya hak tuan rumah, belanja infrastruktur, serta seberapa besar belanja pengunjung yang benar-benar baru bagi daerah. Pembaca sebaiknya membedakan klaim sponsor, data dinas, dan kajian independen.
Sponsor tim balap: cara kerja livery dan kemitraan
Lapisan sponsor yang paling luas jangkauannya adalah sponsor tim, karena merek tampil di seluruh seri sepanjang musim, bukan hanya di Mandalika. Contoh paling menonjol dari Indonesia adalah kemitraan Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team.
Road Racing World melaporkan bahwa pada 14 Oktober 2023, dari Jakarta, diumumkan bahwa Pertamina Lubricants menjadi title partner VR46 Racing Team untuk tiga musim MotoGP mulai 1 Januari 2024. Tim berganti nama menjadi Pertamina Enduro VR46 Racing Team, dan logo Pertamina Enduro tampil di motor Ducati Desmosedici GP, baju balap, helm, area teknis, serta seluruh komunikasi tim. Pertamina Lubricants disebut sebagai anak usaha PT Pertamina Patra Niaga yang hadir di 14 negara. Direktur tim Alessio Salucci menyambut Pertamina Lubricants sebagai title partner untuk tiga musim berikutnya, sementara Presiden Direktur Pertamina Lubricants Werry Prayogi menyebut kemitraan itu mendukung tujuan perusahaan menjadi juara di industri pelumas.
Mengapa merek pelumas memilih tim MotoGP
Bagi produsen pelumas, MotoGP menawarkan pesan yang langsung: produk yang dipakai di lingkungan performa tinggi. Pelumas Enduro dipasarkan untuk sepeda motor, sehingga asosiasi dengan tim balap motor sangat relevan bagi konsumen di Indonesia dan negara lain tempat produk dijual. Status sebagai title partner membuat nama merek disebut dalam nama tim di setiap siaran, daftar hasil, dan pemberitaan.
Komponen kontrak sponsor tim
- Nama tim. Title partner mendapat nama di depan nama tim.
- Livery. Penempatan logo di fairing, tangki, dan bagian motor lain, dengan ukuran sesuai tingkat sponsor.
- Baju balap dan helm. Ruang tertentu di baju pembalap, dengan sebagian ruang biasanya tetap milik sponsor pribadi pembalap.
- Hospitality. Akses paddock dan undangan bagi mitra bisnis sponsor.
- Konten dan acara. Kehadiran pembalap di acara sponsor dan produksi konten bersama.
- Kemitraan teknis. Untuk produsen pelumas atau bahan bakar, kadang ada komponen pengembangan produk, meski cakupannya bergantung kontrak dan aturan teknis kejuaraan.
Sponsor teknis dan pemasok
Di bawah title partner, tim balap memiliki deretan sponsor teknis dan pemasok: produsen ban, rem, suspensi, perlengkapan pembalap, minuman, hingga perusahaan logistik. Sebagian dari mereka membayar dalam bentuk produk atau layanan, bukan uang tunai. Bagi merek Indonesia yang belum siap menjadi title partner, posisi pemasok resmi atau mitra kategori bisa menjadi pintu masuk untuk tampil di paddock internasional dengan biaya yang lebih terkendali, sambil membangun hubungan dengan tim untuk kerja sama yang lebih besar di masa depan.
Kontrak awal Pertamina dengan VR46 mencakup musim 2024 hingga 2026. Kelanjutan setelah periode itu sebaiknya dirujuk pada pengumuman resmi tim dan sponsor.
Jalur Indonesia di tim balap: dari tim Moto2 hingga pembalap muda
Selain di kelas MotoGP, sponsor Indonesia juga muncul di kelas yang lebih rendah. Medcom melaporkan pada Desember 2020 bahwa Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) bekerja sama dengan SAG Team untuk turun di Moto2 mulai 2021 dengan nama Pertamina Mandalika SAG Team. Ketua MRTI Rapsel Ali menyebutnya sebagai tim Indonesia pertama di Moto2, dan pembalap Swiss Tom Lüthi dikonfirmasi bergabung. Laporan yang sama mencatat SAG sebelumnya berpisah dengan sponsor utamanya karena sulitnya mencari sponsor di masa pandemi, sebuah pengingat bahwa tim balap sangat bergantung pada kesinambungan sponsor.
Jalur lain adalah pembinaan pembalap. Mario Suryo Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, membalap di Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia dan mendapat perpanjangan kontrak pada Oktober 2025, menurut Good News From Indonesia. Laporan itu menyebut ia lulusan program pembinaan Astra Honda pada 2016 dan bahwa 2026 adalah tahun kelimanya di ajang Grand Prix. Saat MotoGP Mandalika 2024, Autofun mencatat empat pembalap Indonesia ikut tampil: Mario Aji di Moto2, Fadillah Arbi Pratama sebagai wildcard Moto3 bersama Honda Team Asia, serta Davino Britani dan Muhammad Kiandra Ramadhipa di Idemitsu Asia Talent Cup.
Peran pabrikan dan sponsor dalam pembinaan
Pola yang terlihat adalah kolaborasi antara pabrikan sepeda motor, sponsor teknis seperti produsen pelumas, dan tim di Asia. Pabrikan berkepentingan karena Indonesia adalah pasar sepeda motor yang besar, sehingga pembalap lokal di panggung dunia menjadi duta merek yang kuat. Sponsor mendapat cerita yang dekat dengan konsumen: anak daerah yang menembus kejuaraan dunia. Balapan kandang di Mandalika memberi momen puncak bagi cerita itu, ketika penonton lokal bisa menyaksikan langsung pembalap Indonesia di lintasan.
Balap nasional sebagai pintu masuk sponsor
Tidak semua merek perlu langsung masuk ke kejuaraan dunia. Balap nasional dan kejuaraan regional menawarkan kesempatan bagi merek lokal untuk mendukung pembalap sejak dini dengan biaya yang jauh lebih kecil. Ketika pembalap itu kemudian naik ke kejuaraan Asia atau dunia, sponsor yang setia sejak awal mendapat cerita yang otentik dan sering kali hubungan yang lebih dekat dengan pembalap. Bagi pembalap muda, dukungan awal semacam ini sangat menentukan, karena biaya perlengkapan, perjalanan, dan perawatan motor sangat tinggi bahkan di level nasional.
Panduan bagi merek, tim, dan pembalap
Berikut langkah praktis bagi pihak yang ingin terlibat dalam sponsor balap, baik di tingkat Grand Prix maupun balap nasional.
- Tentukan lapisan yang paling sesuai. Merek global mungkin cocok menjadi sponsor tim dunia, sedangkan merek daerah lebih cocok di festival acara, hospitality, atau balap nasional.
- Identifikasi pemilik hak. Bedakan pemilik venue, promotor acara, penyelenggara kejuaraan, tim, dan pembalap.
- Cocokkan produk dengan olahraga. Produk otomotif, energi, pelumas, perlengkapan berkendara, dan pariwisata punya relevansi alami dengan balap motor.
- Rencanakan aktivasi lokal. Booth, area UMKM, kegiatan keselamatan berkendara, atau paket wisata dapat mengubah eksposur menjadi hasil nyata.
- Siapkan anggaran hospitality. Akses paddock dan tribun sering menjadi alat penting untuk menjamu mitra bisnis.
- Negosiasikan durasi. Dengan kepastian MotoGP hingga 2031, kontrak multi-tahun memberi ruang membangun asosiasi yang lebih kuat.
- Tetapkan ukuran keberhasilan. Misalnya penjualan di lokasi, prospek bisnis, kesadaran merek, atau dampak pada mitra UMKM.
- Laporkan secara transparan. Bedakan data internal, data pemerintah, dan kajian independen.
Checklist untuk pembalap muda yang mencari sponsor
- Portofolio hasil balap yang rapi dan terverifikasi.
- Kanal media sosial aktif yang menampilkan latihan dan balapan.
- Kejelasan ruang di helm dan baju balap yang masih tersedia, sesuai aturan tim.
- Rencana kalender balapan dan acara yang bisa dihadiri sponsor.
- Pendampingan orang tua atau manajer dalam membaca kontrak, terutama untuk pembalap di bawah umur.
Risiko dan tantangan sponsor balap di Mandalika
Sponsor balap motor menawarkan eksposur besar, tetapi juga membawa risiko yang perlu diperhitungkan sejak awal.
Ketergantungan pada keberlangsungan acara
Nilai sponsor Grand Prix sepenuhnya bergantung pada kepastian acara. Perubahan jadwal kalender, kendala penyelenggaraan, atau perubahan kebijakan anggaran dapat memengaruhi rencana sponsor. Kepastian kontrak hingga 2031 mengurangi risiko ini, tetapi kontrak sponsor tetap perlu memuat klausul force majeure dan mekanisme kompensasi jika acara berubah atau batal.
Konsentrasi pada BUMN
Sebagian besar sponsor besar di sekitar Mandalika adalah BUMN, mulai dari pemilik sirkuit hingga sponsor utama. Model ini memudahkan koordinasi proyek nasional, tetapi menimbulkan pertanyaan publik tentang transparansi dan efektivitas penggunaan dana. Laporan dampak yang terbuka dan dapat diverifikasi akan membantu menjaga kepercayaan.
Biaya aktivasi dan logistik
Lombok adalah destinasi yang memerlukan perencanaan logistik: transportasi barang, akomodasi staf, dan pengelolaan arus penonton. Sponsor yang ingin membuka booth atau hospitality harus menyiapkan anggaran di luar biaya hak, dan memperhitungkan tingkat hunian hotel yang sangat tinggi selama acara.
Ketergantungan pada prestasi dan pembalap
Bagi sponsor tim, hasil balapan memengaruhi eksposur. Tim yang sering berada di barisan depan lebih banyak tampil di siaran. Cedera pembalap atau perpindahan pembalap ke tim lain juga dapat mengubah nilai kerja sama. Karena itu, sponsor tim biasanya membangun asosiasi dengan merek tim secara keseluruhan, bukan hanya dengan satu pembalap.
Keselamatan dan reputasi
Balap motor adalah olahraga berisiko tinggi. Sponsor perlu siap dengan komunikasi yang tepat jika terjadi kecelakaan serius, serta memastikan kampanyenya tidak mendorong perilaku berkendara berbahaya di jalan raya. Banyak merek otomotif justru memanfaatkan momen balapan untuk kampanye keselamatan berkendara, sebuah pendekatan yang sejalan dengan tanggung jawab sosial.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa sirkuit Mandalika memakai nama Pertamina?
Karena Pertamina memegang hak penamaan berdasarkan perjanjian dengan ITDC yang ditandatangani 7 Oktober 2021. Perjanjian awal memberi hak nama hingga 31 Desember 2022, dan pemberitaan berikutnya terus memakai nama Pertamina untuk sirkuit tersebut.
Sampai kapan MotoGP digelar di Mandalika?
Menurut pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang dilaporkan pada September 2025, MotoGP di Mandalika berlanjut hingga 2031 melalui kontrak jangka panjang.
Apa itu Pertamina Enduro VR46 Racing Team?
Itu adalah nama tim VR46 di MotoGP sejak 2024, setelah Pertamina Lubricants menjadi title partner untuk tiga musim berdasarkan pengumuman 14 Oktober 2023.
Berapa jumlah penonton MotoGP Mandalika 2025?
KabarBursa melaporkan 140.000 penonton, naik dari 121.000 pada edisi sebelumnya, berdasarkan informasi yang sebagian besar berasal dari Pertamina.
Apakah merek lokal bisa menjadi sponsor di Mandalika?
Bisa, terutama melalui promotor atau pengelola acara untuk hak di kawasan festival, hospitality, atau program UMKM. Ruang di lintasan dan grafik siaran umumnya sudah terikat kontrak dengan mitra kejuaraan.
Bagaimana pembalap Indonesia mendapat sponsor?
Umumnya melalui program pembinaan pabrikan, tim Asia, dan sponsor teknis, dimulai dari balap nasional dan kejuaraan talenta Asia sebelum naik ke kejuaraan dunia.
Kesimpulan
Sponsor MotoGP Mandalika memperlihatkan bagaimana satu acara dapat menampung beberapa lapisan kerja sama sekaligus: hak penamaan sirkuit, sponsor utama Grand Prix, sponsor tim dunia, dan pembinaan pembalap. Pertamina menjadi contoh merek yang membangun kehadiran di hampir semua lapisan, dari nama sirkuit sejak 2021 hingga nama tim MotoGP sejak 2024. Kepastian penyelenggaraan hingga 2031 memberi ruang bagi sponsor untuk merencanakan investasi jangka panjang.
Namun, nilai sejati sponsor tetap bergantung pada aktivasi yang relevan dan pengukuran yang jujur. Angka penonton dan transaksi perlu dibaca bersama kajian dampak yang menyeluruh, dan kesuksesan jangka panjang membutuhkan penyelenggaraan yang konsisten, pengalaman penonton yang baik, serta keterlibatan masyarakat Lombok.
MST88 News diterbitkan oleh MST88. Kami meliput dunia sponsor olahraga di seluruh Asia Tenggara; tim, atlet, dan penyelenggara acara dapat menghubungi kami melalui halaman Partnerships.
Sumber
- Mandalika International Street Circuit – Wikipedia
- ITDC dan Pertamina tanda tangani kerja sama sponsorship MotoGP 2022 – Industry.co.id
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Mandalika – Investortrust
- Erick Thohir: MotoGP Mandalika lanjut hingga 2031, didukung Pertamina – IDN Financials
- MotoGP Mandalika 2025 catat rekor baru, ekonomi Lombok ikut melaju – KabarBursa
- MotoGP: Pertamina Lubricants sponsoring VR46 Racing – Road Racing World
- Mandalika Racing Team resmi gandeng SAG Team – Medcom
- Saatnya menanti gebrakan Mario Aji di Moto2 2026 – Good News From Indonesia
- Ini 4 pembalap Indonesia yang ikut berlaga di MotoGP Mandalika 2024 – Autofun
MST88 News diterbitkan oleh MST88, merek hiburan game online dan olahraga (mst88.com). Artikel kami adalah ulasan editorial tentang sponsor olahraga dan hanya untuk informasi. Tautan ke mst88.com diberi label jelas dan terbuka di tab baru; situs tersebut hanya untuk usia 18+.

